Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami dan Unggul serta Madrasah Bersih, Sehat, dan Asri
(Berkilau & Berseri)
PERTEMUAN KE-7
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:- Menerima prinsip-prinsip demokrasi yang dilakukan Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim
- Menjalankan sikap toleran dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim
- Mengorganisasi informasi tentang upaya Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim.
- Mengomunikasikan hasil analisis tentang upaya Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim.
MATERI
B. Perang Badar
Perang Badar tercatat sebagai pertempuran pertama dan paling menentukan dalam sejarah Islam. Konflik ini dipicu oleh rasa iri, dengki, dan dendam yang dipendam oleh kaum kafir Quraisy dan Yahudi Madinah terhadap umat Islam.
Pertempuran ini terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriah, bertepatan dengan 8 Januari 624 Masehi. Lokasinya berada di dekat sebuah mata air yang dimiliki oleh seorang bernama Badar, sehingga pertempuran ini kemudian dikenal sebagai Perang Badar.
1. Kekuatan dan Persiapan PasukanJumlah pasukan Muslim dalam pertempuran ini hanya sekitar 317 personel, yang terdiri dari 86 orang Muhajirin, 61 orang dari suku Aus, dan 170 orang dari suku Khazraj. Pasukan Muslim berangkat tanpa persiapan khusus dan dengan perlengkapan yang sangat terbatas. Mereka hanya membawa dua ekor kuda, masing-masing milik Zubair bin Awwam dan Miqdad bin Aswad al-Kindy, serta 70 ekor unta yang dinaiki secara bergantian oleh dua hingga tiga orang. Nabi Muhammad saw. sendiri menunggangi unta bersama Ali bin Abi Talib dan Martsad bin Abu Martsad al-Ghanawy.
Pimpinan tertinggi pasukan dipegang langsung oleh Rasulullah saw., sementara bendera komando berwarna putih dipercayakan kepada Mush'ab bin Umair. Pasukan kemudian dibagi menjadi dua batalion:
- Batalion Muhajirin, dengan bendera yang dibawa oleh Ali bin Abi Talib
- Batalion Ansar, dengan bendera yang dibawa oleh Sa'ad bin Mu'adz
Di sisi lain, pasukan kafir Quraisy berkekuatan sekitar 1.300 personel dengan perlengkapan yang jauh lebih lengkap. Mereka memiliki 100 ekor kuda, 600 baju besi, serta sejumlah unta yang tidak terhitung jumlahnya untuk keperluan logistik. Komando tertinggi dipegang oleh Abu Jahal bin Hisyam, dengan dukungan sembilan tokoh Quraisy yang bertanggung jawab memastikan ketersediaan logistik pasukan, termasuk menyembelih sembilan hingga sepuluh unta setiap harinya.
2. Jalannya PertempuranBerdasarkan tradisi perang bangsa Arab, pertempuran diawali dengan perang tanding. Dari pihak Quraisy tampil tiga jagoan: Syaiba, Utbah, dan Walid bin Utbah. Menghadapi mereka, Nabi Muhammad saw. mengutus Ubaidah bin Harits, Hamzah bin Abdul Muttalib, dan Ali bin Abi Talib. Ketiga jagoan Quraisy berhasil dikalahkan oleh kesatria Muslim.
Setelah perang tanding usai, pecahlah pertempuran terbuka yang melibatkan seluruh pasukan dari kedua belah pihak. Rasulullah saw. didampingi Abu Bakar memberikan motivasi kepada pasukan Muslim dengan bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seorang pun yang berperang pada hari ini dengan penuh kesabaran, mengharap keridhaan Allah, maju pantang mundur, kecuali Allah akan memasukkannya ke dalam surga. Bangkitlah menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Allahu Akbar... Allahu Akbar..."
Seruan ini membangkitkan semangat juang pasukan Muslim. Meski kalah jumlah, pertempuran berlangsung sengit dengan semangat membela agama yang membara. Rasulullah juga tak henti berdoa memohon kemenangan bagi pasukan Muslim.
Berbanding terbalik, pasukan Quraisy justru diliputi keraguan menyaksikan semangat juang pasukan Muslim. Mereka berperang tanpa motivasi yang jelas, hanya didorong oleh kebencian dan dendam terhadap Nabi Muhammad saw. dan pengikutnya, sementara pasukan Muslim berjuang demi agama dan janji surga.
3. Akhir Pertempuran dan HikmahPertempuran berakhir dengan kemenangan gemilang di pihak Muslim, ditandai dengan tewasnya pemimpin Quraisy, Abu Jahal bin Hisyam. Kemenangan ini dibayar dengan gugurnya 14 syuhada dari pihak Muslim, terdiri dari 8 orang Ansar dan 6 orang Muhajirin.
Perang Badar juga dikenal sebagai "Yaumul Furqan" (Hari Pembeda), yang memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Kemenangan ini memiliki arti strategis yang vital, karena kekalahan dalam pertempuran ini dapat mengancam kelangsungan Islam. Dengan kemenangan ini, posisi umat Islam semakin kuat dan mantap.
Peristiwa ini mengajarkan hikmah bahwa dengan ketakwaan dan semangat juang yang tinggi, pasukan yang kecil dan sederhana dapat mengalahkan musuh yang lebih besar dan lengkap. Semoga kita dapat meneladani keteguhan hati Rasulullah saw. yang tidak gentar menghadapi musuh dengan jumlah dan perlengkapan yang jauh lebih unggul.
4. Dampak Pasca PerangKemenangan ini menyulut kegembiraan dan kelegaan di kalangan Muslim Madinah. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi kaum Quraisy yang justru semakin memendam kebencian dan dendam terhadap Islam.
Silakan tonton video berikut untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian!
EVALUASI
Kerjakan soal di bawah ini!- Perang Badar terjadi pada tanggal 17 Ramadan tahun ke- ____ Hijriah.
- Lokasi pertempuran ini bernama Perang Badar, diambil dari nama seorang pemilik ____.
- Jumlah total pasukan Muslim dalam Perang Badar adalah sekitar ____ personel.
- Bendera komando pasukan Muslim yang berwarna putih dipercayakan kepada ____.
- Pemimpin tertinggi atau komandan dari pasukan kafir Quraisy dalam perang ini adalah ____.
- Sebelum pertempuran utama, tradisi Arab memulai dengan ____ yang diwakili oleh tiga jagoan dari masing-masing pihak.
- Salah satu jagoan Muslim yang ditunjuk Nabi untuk duel dan berhasil mengalahkan lawannya adalah ____ bin Abdul Muttalib.
- Perang Badar juga dikenal dengan sebutan Yaumul Furqan, yang artinya hari ____.
- Jumlah pasukan Muslim yang gugur sebagai syuhada dalam Perang Badar adalah ____ orang.
- Motivasi utama pasukan Muslim berperang adalah untuk membela ____ dan mengharap surga, berbeda dengan motivasi pasukan Quraisy yang didasari dendam.
Selamat mengerjakan.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.
SEMESTER GASAL
Pelajaran 1 Pelajaran 2 Pelajaran 3 Pelajaran 4
SEMESTER GENAP
Pelajaran 5 Pelajaran 6 Pelajaran 7 Pelajaran 8