Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami dan Unggul serta Madrasah Bersih, Sehat, dan Asri
(Berkilau & Berseri)
PERTEMUAN KE-19
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:- Memahami keteladanan Abu Bakar as-Siddiq.
- Meneladani sikap jujur dalam pergaulan di keluarga, sekolah, dan masyarakat.
- Menganalisis kisah teladan Abu Bakar as-Siddiq sebagai sahabat dan khalifah.
- Mengidentifikasi keteladanan Abu Bakar as-Siddiq sebagai sahabat dan khalifah.
MATERI
Abu Bakar as-Siddiq adalah salah satu sahabat terdekat dan terbaik Nabi Muhammad saw. Ia dikenal sebagai sosok yang setia, dermawan, dan memiliki keimanan yang kuat. Kesetiaannya kepada Nabi Muhammad saw. tampak jelas dalam berbagai peristiwa penting, salah satunya ketika ia menemani Rasulullah dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah. Selain itu, Abu Bakar juga dikenal sebagai pembela kaum lemah. Ia sering memerdekakan budak-budak yang disiksa oleh tuannya karena memeluk Islam, seperti Bilal bin Rabah al-Habsy, Amir bin Fuhairah, dan Ummu Ubais.
Sifat dermawannya juga luar biasa. Dalam Perang Tabuk, Abu Bakar menyumbangkan seluruh hartanya demi perjuangan Islam. Setelah Rasulullah wafat, ia diangkat menjadi khalifah pertama dan memimpin umat Islam dengan penuh amanah. Keteladanan Abu Bakar as-Siddiq patut dijadikan contoh bagi seluruh umat Islam sepanjang masa.
A. Abu Bakar as-Siddiq Sebelum Masuk Islam
Abu Bakar as-Siddiq dilahirkan pada tahun 571 M, dua tahun setelah kelahiran Nabi Muhammad saw. Pada masa kecilnya, ia diberi nama Abdul Ka'bah, sesuai nazar ibunya ketika mengandungnya. Setelah masuk Islam, Nabi Muhammad saw. mengubah namanya menjadi Abdullah, sehingga nama lengkapnya adalah Abdullah bin Abi Quhafah at-Taimi.
Gelar as-Siddiq yang berarti amat membenarkan diberikan kepadanya karena ia selalu membenarkan Nabi Muhammad saw., terutama ketika peristiwa Isra Mi'raj terjadi.
Sejak kecil, Abu Bakar dikenal sebagai anak yang baik, sabar, jujur, dan lemah lembut. Sifat-sifat terpujinya membuat ia disukai oleh banyak orang. Persahabatannya dengan Nabi Muhammad saw. sudah terjalin sejak masa remaja. Ketika dewasa, Abu Bakar menekuni dunia perdagangan dan dikenal sebagai pedagang yang jujur serta dapat dipercaya.
Selain pandai berdagang, Abu Bakar juga dikenal sebagai ahli dalam ilmu nasab, yaitu ilmu tentang silsilah keturunan. Ia sangat menguasai berbagai garis keturunan kabilah dan suku-suku Arab, termasuk kedudukan masing-masing suku, terutama di kalangan Quraisy.
B. Abu Bakar as-Siddiq dalam Perjuangan Islam
Abu Bakar as-Siddiq termasuk orang pertama yang memeluk Islam pada masa awal dakwah Nabi Muhammad saw. Ia telah mengenal kepribadian Rasulullah dengan baik sejak muda, sehingga tidak ragu untuk menerima ajaran Islam. Sejak saat itu, seluruh waktu, tenaga, dan hartanya ia curahkan untuk memperjuangkan agama Allah.
Abu Bakar memiliki pengaruh besar di kalangan masyarakat Quraisy. Melalui ajakannya, beberapa tokoh ternama masuk Islam, seperti Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan Zubair bin Awwam. Hubungannya dengan Nabi Muhammad saw. semakin erat setelah Rasulullah menikahi Aisyah, putri Abu Bakar.
Kecintaan Abu Bakar kepada Nabi sangat besar. Ia selalu memberi semangat dan membela Rasulullah dalam setiap keadaan. Dalam suatu peristiwa, ketika Nabi Muhammad saw. sedang salat di Masjidil Haram, seorang kafir Quraisy bernama Uqbah bin Mu'it datang dan mencekik beliau. Abu Bakar yang melihat kejadian itu segera menolong dan mengusir pelaku hingga ia sendiri terluka.
Perjuangan Abu Bakar berlanjut ketika ia menemani Nabi Muhammad saw. dalam perjalanan hijrah ke Madinah. Ia menjadi satu-satunya sahabat yang mendampingi Rasulullah melewati berbagai bahaya di sepanjang perjalanan itu.
Abu Bakar juga dikenal sebagai dermawan sejati. Ia tidak segan menginfakkan seluruh hartanya untuk kepentingan perjuangan Islam. Ia membebaskan beberapa budak Muslim yang disiksa karena keimanan mereka, di antaranya Bilal bin Rabah. Dalam Perang Tabuk, ia bahkan menyedekahkan seluruh harta yang dimilikinya.
Nabi Muhammad saw. sangat menghormati Abu Bakar. Beliau sering menugaskannya untuk mewakili dirinya dalam berbagai kesempatan penting, termasuk memimpin jamaah haji sebelum Nabi melaksanakannya. Ketika Rasulullah tidak lagi mampu menjadi imam salat karena sakit, beliau menunjuk Abu Bakar sebagai pengganti imam. Hal ini menunjukkan betapa tinggi kedudukan Abu Bakar di sisi Nabi Muhammad saw.
Meskipun sibuk dalam perjuangan dakwah, Abu Bakar tetap memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Kedua putrinya, Asma' dan Aisyah, dikenal sebagai perempuan mulia dan berilmu, sedangkan dua putranya, Abdurrahman dan Abdullah, tumbuh menjadi ulama yang terkenal pada masa itu.
Silakan tonton video berikut untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian!
EVALUASI
Kerjakan soal di bawah ini!- Nama asli Abu Bakar as-Siddiq sebelum masuk Islam adalah ____________.
- Setelah masuk Islam, nama Abu Bakar diubah oleh Nabi Muhammad saw. menjadi ____________.
- Gelar as-Siddiq diberikan kepada Abu Bakar karena ia selalu ____________ Nabi Muhammad saw.
- Ilmu yang dikuasai Abu Bakar tentang silsilah keturunan disebut ilmu ____________.
- Abu Bakar as-Siddiq lahir pada tahun ____________ Masehi.
- Salah satu budak yang dimerdekakan oleh Abu Bakar karena keimanannya adalah ____________.
- Dalam perjalanan hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad saw. ditemani oleh ____________.
- Pada Perang Tabuk, Abu Bakar menyumbangkan ____________ hartanya untuk perjuangan Islam.
- Putri Abu Bakar yang menjadi istri Nabi Muhammad saw. adalah ____________.
- Setelah Nabi Muhammad saw. wafat, Abu Bakar diangkat sebagai ____________ pertama umat Islam.
Selamat mengerjakan.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.
SEMESTER GASAL
Pelajaran 1 Pelajaran 2 Pelajaran 3 Pelajaran 4
SEMESTER GENAP
Pelajaran 5 Pelajaran 6 Pelajaran 7 Pelajaran 8