Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami dan Unggul serta Madrasah Bersih, Sehat, dan Asri
(Berkilau & Berseri)
PERTEMUAN KE-7
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:- Menerima bahwa Nabi Muhammad saw. sebagai rahmat bagi seluruh alam.
- Menjalankan sikap kasih sayang terhadap alam sekitar.
- Memahami ciri-ciri kepribadian Nabi Muhammad saw.
- Mengorganisasi kemuliaan akhlak Nabi Muhammad saw. dan sahabat ketika berdakwah.
MATERI
A. Nabi Muhammad saw. sebagai Rahmat bagi Seluruh Alam
Setelah menerima wahyu pertama di Gua Hira, Nabi Muhammad saw. resmi diangkat sebagai utusan Allah Swt. Menjadi nabi dan rasul merupakan sebuah kemuliaan sekaligus amanah yang sangat besar. Allah Swt. memilih para nabi dan rasul dari hamba-hamba-Nya yang terbaik, karena mereka memiliki keimanan yang kuat, akhlak yang mulia, serta keteguhan hati dalam menghadapi berbagai rintangan. Tugas utama seorang nabi dan rasul adalah menyampaikan ajaran Islam kepada umat manusia. Dalam menjalankan tugas dakwahnya, mereka dituntut untuk memiliki kesabaran, ketabahan, dan kasih sayang, agar orang-orang yang didakwahi dapat menerima ajaran Islam dengan lapang hati.
Nabi Muhammad saw. sebagai penutup para nabi memiliki kepribadian yang sangat mulia. Beliau bukan hanya menyampaikan ajaran yang benar, yaitu Islam, tetapi juga menjadi teladan utama dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mencintai Allah Swt., menyayangi sesama manusia, dan bahkan memperhatikan alam semesta tempat beliau hidup. Oleh sebab itu, kehadiran Nabi Muhammad saw. disebut sebagai rahmatan lil-'alamin, yakni rahmat bagi seluruh alam.
Hal ini ditegaskan oleh Allah Swt. dalam Al-Qur'an:
Artinya:
"Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam." (Q.S. al-Anbiya' [21]: 107).
Ayat tersebut menjelaskan bahwa risalah Nabi Muhammad saw. berlaku universal, tidak terbatas pada bangsa Arab atau pada zaman beliau hidup saja, melainkan berlaku bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Ajaran yang dibawa beliau adalah Din al-Haq, yaitu agama yang benar, Islam, yang menjadi petunjuk dan jalan hidup bagi seluruh manusia.
Selain sebagai rahmat bagi seluruh alam, Nabi Muhammad saw. juga diutus dengan tugas yang mulia sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur'an:
Artinya:
"Wahai Nabi (Muhammad), sesungguhnya Kami mengutus engkau untuk menjadi saksi, pemberi kabar gembira, pemberi peringatan, penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya, serta sebagai pelita yang menerangi." (Q.S. al-Ahzab [33]: 45-46).
Berdasarkan ayat tersebut, terdapat lima tugas pokok Nabi Muhammad saw., yaitu:
- Syahidan yaitu menjadi saksi bagi umatnya di hadapan Allah Swt. kelak pada hari kiamat.
- Mubassyiran yaitu memberikan kabar gembira kepada orang-orang beriman bahwa mereka akan memperoleh surga apabila taat kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Naziran yaitu memberikan peringatan kepada orang-orang yang ingkar bahwa mereka akan mendapat azab neraka jika menolak ajaran Islam.
- Da'iyan ilallah yaitu menyeru seluruh manusia untuk menyembah Allah Swt. semata, tanpa menyekutukan-Nya.
- Sirajan Muniran yaitu menjadi cahaya penerang bagi umat manusia yang hidup dalam kegelapan, yaitu kebodohan dan kesesatan, dengan membawa cahaya kebenaran Islam.
Dengan penuh kesabaran, ketekunan, dan keteguhan hati, Nabi Muhammad saw. menunaikan amanah tersebut. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, penentangan, dan permusuhan dari kaum musyrikin, beliau tidak pernah surut semangatnya. Hingga akhirnya, Allah Swt. memberikan kemenangan kepada beliau sebagaimana difirmankan dalam Al Qur'an:
Artinya:
"Dialah (Allah) yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar agar dimenangkan-Nya atas segala agama, meskipun orang-orang musyrik tidak menyukainya." (Q.S. ash-Shaff [61]: 9).
Ayat tersebut menegaskan bahwa Islam adalah agama yang benar dan akan selalu dijunjung tinggi oleh Allah Swt. atas semua agama yang lain. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus umat Islam, kita wajib melanjutkan perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw. dengan meneladani akhlak mulia beliau. Kita harus menjaga amanah Allah Swt. dengan senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam, menyebarkan kebaikan, dan menebarkan rahmat bagi sesama serta bagi seluruh alam.
Silakan tonton video berikut untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian!
EVALUASI
Kerjakan soal di bawah ini!- Setelah menerima wahyu di Gua Hira, Nabi Muhammad saw. resmi diangkat menjadi ________.
- Nabi dan rasul merupakan orang-orang pilihan Allah Swt. yang mendapatkan kemuliaan untuk menyampaikan ________ dari Allah Swt.
- Salah satu syarat seorang nabi dan rasul adalah memiliki akhlak yang ________.
- Nabi Muhammad saw. disebut sebagai rahmat bagi seluruh alam karena membawa ajaran ________ bagi seluruh alam.
- Dalam Q.S. al-Anbiya'/21: 107, Allah Swt. menegaskan bahwa Nabi Muhammad saw. diutus sebagai ________ bagi seluruh alam.
- Berdasarkan Q.S. al-Ahzab/33: 45-46, salah satu tugas Nabi Muhammad saw. adalah syahidan, yang artinya ________ bagi umatnya.
- Tugas Nabi Muhammad saw. sebagai mubassyiran yaitu pembawa kabar gembira bagi ________.
- Nazīran artinya pemberi ________.
- Firman Allah Swt. dalam Q.S. ash-Shaff ayat 9 menjelaskan bahwa Allah menyempurnakan dan ________. agama Islam atas seluruh agama.
- Sebagai generasi penerus, kita harus menjaga amanat Allah Swt. dengan cara ________ perintah-Nya.
Selamat mengerjakan.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.
SEMESTER GASAL
Pelajaran 1 Pelajaran 2 Pelajaran 3
SEMESTER GENAP
Pelajaran 4 Pelajaran 5 Pelajaran 6 Pelajaran 7