Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami dan Unggul serta Madrasah Bersih, Sehat, dan Asri
(Berkilau & Berseri)
PERTEMUAN KE-32
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:- Memaknai hijrah sebagai ibadah menuju kebaikan sebagai wujud ajaran Islam.
- Menjalankan sikap adil dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw. ke Yatsrib.
- Menganalisis sebab-sebab peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw. ke Yatsrib.
- Mengorganisasi informasi tentang sebab-sebab hijrah Nabi Muhammad saw. ke Yatsrib.
MATERI
A. Peristiwa Sebelum Hijrah ke Yatsrib
Pada musim haji tahun ke-11 kenabian, Nabi Muhammad saw. keluar dari Makkah bersama Abu Bakar dan Ali bin Abi Thalib untuk berdakwah. Mereka singgah di rumah Dzahi dan Syaiban bin Tsa'labah. Rasulullah saw. menyampaikan ajaran Islam kepada mereka. Meski tampak tertarik, mereka belum berani memeluk Islam dan memilih menunda keputusannya. Perjalanan dakwah pun berlanjut hingga sampai di Aqabah, sebuah tugu batu yang terletak di antara Mina dan Makkah.
Di tempat itu, Nabi Muhammad saw. berjumpa dengan enam orang pemuda Yatsrib dari suku Khazraj yang sedang berbincang. Mereka adalah As'ad bin Zararah, 'Auf bin Harits bin Rifa'ah bin Afra, Rafi' bin Malik bin 'Ajlan, Quthbah bin 'Amir bin Hadidah, 'Uqbah bin 'Amr, dan Jabir bin 'Abdullah bin Ri'ab. Nabi saw. meminta izin bergabung dan mulai menjelaskan ajaran Islam kepada mereka.
Para pemuda itu teringat pada kabar yang sering disampaikan orang-orang Yahudi di Yatsrib tentang akan datangnya seorang nabi dari arah timur. Kaum Yahudi bahkan mengaku akan mengikuti nabi tersebut. Karena adanya permusuhan lama antara Yahudi dan Arab, pemuda-pemuda Khazraj ini tidak ingin didahului oleh orang Yahudi dalam menyambut nabi yang dijanjikan itu. Salah seorang dari mereka berkata, "Demi Allah, dia benar-benar nabi yang dijanjikan orang-orang Yahudi. Jangan biarkan mereka mendahului kita dalam mengikutinya!" Setelah itu, keenam pemuda tersebut memeluk Islam.
Mereka adalah pemuda cerdas yang baru saja melewati peperangan dengan suku Aus dalam Perang Bu'ats. Mereka berharap kehadiran Nabi Muhammad saw. kelak dapat mendamaikan kedua suku yang lama bermusuhan. Sepulang ke Yatsrib, mereka membawa risalah Islam dan mulai menyebarkannya di tengah masyarakat. Peran keenam pemuda ini menjadi awal penting dalam berkembangnya Islam di Yatsrib.
Pada tahun ke-12 kenabian, datanglah 12 orang penduduk Yatsrib, dua orang dari suku Aus dan sepuluh orang dari suku Khazraj, menemui Nabi Muhammad saw. di Aqabah. Mereka mengikrarkan keislaman dan berjanji setia kepada Rasulullah saw. Peristiwa ini dikenal sebagai Baiat Aqabah Pertama. Setelah itu, mereka kembali ke Yatsrib bersama Mus'ab bin 'Umair yang diutus Nabi saw. untuk mengajarkan dan menyebarkan Islam di sana.
Isi Baiat Aqabah Pertama yang diriwayatkan dari 'Ubadah bin Shamit adalah sebagai berikut:
- Tidak menyekutukan Allah Swt.
- Tidak mencuri, berzina, dan membunuh anak
- Tidak berdusta untuk menutupi perbuatan
- Tidak membangkang dan mendurhakai Nabi Muhammad saw. dalam hal kebaikan.
Setahun kemudian, pada tahun ke-13 kenabian, Mus'ab bin 'Umair kembali ke Makkah bersama sejumlah muslimin Yatsrib serta beberapa orang yang belum beriman. Salah seorang dari mereka, al-Barra' bin Ma'rur, menggenggam tangan Nabi saw. sambil bersumpah, "Wahai Rasulullah! Demi Allah yang mengutusmu, kami akan melindungimu sebagaimana kami melindungi istri-istri kami. Baiatlah kami! Demi Allah, kami adalah kaum yang ahli berperang."
Abul Haitam bin al-Taihan menambahkan, "Wahai Rasulullah, di antara kami ada hubungan persahabatan dengan orang Yahudi. Jika kami memutuskan hubungan itu, lalu Allah memenangkan engkau, apakah engkau akan meninggalkan kami?" Rasulullah saw. tersenyum dan bersabda, "Darah kalian adalah darahku, kematian kalian adalah kematianku. Aku bagian dari kalian, dan kalian bagian dariku. Aku akan memerangi siapa pun yang memerangi kalian, dan berdamai dengan siapa pun yang berdamai dengan kalian."
Setelah itu berlangsung Baiat Aqabah Kedua, yang diikuti oleh 75 orang.
Isi Baiat Aqabah Kedua (Baiat Kubra).
- Taat dan patuh kepada Nabi Muhammad saw. dalam keadaan senang maupun susah.
- Berinfak di jalan Allah dalam keadaan lapang maupun sempit.
- Menjalankan amar ma'ruf nahi munkar.
- Tetap teguh membela kebenaran karena Allah tanpa takut kepada siapa pun.
- Menolong dan membela Nabi Muhammad saw. sebagaimana membela diri dan keluarga sendiri.
Sebagai balasan, Rasulullah saw. menjanjikan surga bagi mereka. Setelah baiat selesai, Nabi menunjuk dua belas orang sebagai pemimpin kaumnya masing-masing, terdiri atas sembilan orang dari Khazraj dan tiga orang dari Aus.
Sejak saat itu, Nabi Muhammad saw. mengizinkan kaum muslimin di Makkah berhijrah ke Yatsrib secara bertahap. Beliau sendiri masih menunggu wahyu untuk ikut berhijrah. Kaum muslimin berangkat meninggalkan Makkah diam-diam pada malam hari. Di Yatsrib, mereka diterima dengan penuh kasih sayang, saling menolong dan hidup seperti keluarga.
Kaum muslimin yang hijrah dari Makkah disebut Muhajirin, sedangkan penduduk Yatsrib yang menyambut dan menolong mereka disebut Anshar, yang berarti "kaum penolong".
Silakan tonton video berikut untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian!
1. Bai'at Aqabah Pertama
2. Bai'at Aqabah Kedua
EVALUASI
Kerjakan soal di bawah ini!- Pada musim haji tahun ke-11 kenabian, Nabi Muhammad saw. keluar dari Makkah bersama _______ dan _______ untuk berdakwah.
- Enam pemuda Yatsrib dari suku Khazraj yang pertama kali bertemu Nabi Muhammad saw. di Aqabah adalah As'ad bin Zararah, 'Auf bin Harits, Rafi' bin Malik, Quthbah bin 'Amir, 'Uqbah bin 'Amr, dan _______.
- Kaum Yahudi di Yatsrib sering memberitakan bahwa akan datang seorang _______ dari arah timur yang akan mereka ikuti.
- Peristiwa pengislaman 12 orang dari Yatsrib pada tahun ke-12 kenabian disebut dengan _______.
- Nabi Muhammad saw. mengutus _______ bin 'Umair untuk menyebarkan ajaran Islam di Yatsrib setelah Baiat Aqabah Pertama.
- Salah satu isi Baiat Aqabah Pertama adalah tidak menyekutukan Allah Swt. dan tidak melakukan perbuatan _______.
- Pada Baiat Aqabah Kedua, jumlah orang yang berbaiat kepada Nabi Muhammad saw. adalah sebanyak _______ orang.
- Dalam Baiat Aqabah Kedua, kaum muslimin berjanji untuk menolong dan membela Nabi Muhammad saw. sebagaimana membela _______ dan keluarga mereka.
- Kaum muslimin yang berhijrah dari Makkah ke Yatsrib disebut kaum _______.
- Penduduk Yatsrib yang menerima dan menolong kaum muslimin yang hijrah disebut kaum _______.
Selamat mengerjakan.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.
SEMESTER GASAL
Pelajaran 1 Pelajaran 2 Pelajaran 3
SEMESTER GENAP
Pelajaran 4 Pelajaran 5 Pelajaran 6 Pelajaran 7