Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami dan Unggul serta Madrasah Bersih, Sehat, dan Asri
(Berkilau & Berseri)
PERTEMUAN KE-14
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:- Menjalankan kemauan untuk selaluberubah menuju kebaikan sebagai bentuk implementasi semangat hijrah para sahabat Nabi Muhammad saw.ke Habasyah.
- Menjalankan sikap sabar dan tabah ketika menghadapi masalah dalam kehidupan.
- Memahami sebab-sebab peristiwa hijrah sahabat ke Habasyah.
- Mengidentifikasi sebab dan akibat dari peristiwa hijrah sahabat ke Habasyah.
MATERI
B. Peristiwa Hijrah ke Habasyah
Secara bahasa, kata "Hijrah" berasal dari bahasa Arab yang berarti meninggalkan, menjauhkan diri dari sesuatu, atau berpindah tempat. Dalam konteks sejarah Islam, hijrah merujuk pada perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain untuk menyelamatkan iman dan keyakinan.
Peristiwa hijrah ini dilatarbelakangi oleh kepedihan mendalam yang dirasakan oleh Nabi Muhammad saw. menyaksikan penderitaan kaum muslimin akibat penyiksaan dan penganiayaan dari kaum kafir Quraisy. Untuk mengamankan para pengikutnya, beliau memutuskan untuk memindahkan mereka untuk sementara waktu ke negeri yang lebih aman. Akhirnya, Nabi Muhammad saw. memerintahkan kaum muslimin untuk hijrah ke Habasyah (sekarang Ethiopia), sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang adil dan mayoritas penduduknya menganut agama Nasrani.
Rasulullah saw. bersabda tentang negeri tersebut, "Di sana kalian akan menemukan seorang raja yang tidak seorang pun dizalimi di bawah pemerintahannya. Itu adalah negeri yang penuh kejujuran, sampai kelak Allah Swt. membukakan jalan keluar bagi kita semua."
Peristiwa Hijrah ke Habasyah tidak terjadi sekaligus, melainkan terbagi dalam dua tahap yang memiliki kronologi dan tantangannya masing-masing. Berikut penjelasan mengenai kedua tahap tersebut.
1. Hijrah ke Habasyah Tahap PertamaHijrah ke Habasyah merupakan hijrah pertama dalam sejarah Islam. Peristiwa ini terjadi pada bulan Rajab, tahun kelima kenabian. Pada kesempatan itu, Nabi Muhammad saw. tidak turut serta, melainkan hanya mengizinkan sebagian kaum muslimin untuk berangkat. Rombongan pertama berjumlah 14 orang, terdiri atas 10 laki-laki dan 4 perempuan. Namun, sebagian ahli sejarah menyebut jumlah laki-lakinya 11 atau 12 orang.
Para sahabat laki-laki yang ikut hijrah antara lain: Usman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwam, Abu Hudzaifah bin Utbah, Mus'ab bin Umair, Abu Salamah bin Abdiil Aswad, Usman bin Maz'un, Amir bin Rabi'ah, Suhail bin Baida', dan Abu Sibran bin Abi Ruhailmi al-Amiri. Sedangkan dari kalangan perempuan adalah Ruqayyah binti Muhammad saw. (istri Usman bin Affan), Sahlah binti Suhail (istri Abu Hudzaifah bin Utbah), Ummu Salamah binti Abu Umayyah (istri Abu Salamah), dan Laila binti Abi Hasmah (istri Amir bin Rabi'ah). Rombongan ini dipimpin oleh Usman bin Affan.
Perjalanan hijrah dilakukan secara rahasia pada malam hari. Mereka berjalan kaki keluar dari Makkah menuju pantai hingga sampai di pelabuhan Syu'aibah. Atas izin Allah Swt., di sana mereka menemukan dua kapal dagang India yang siap berlayar menuju Habasyah. Mereka pun menyeberangi Laut Merah hingga tiba di Negeri Habasyah (sekarang Ethiopia, Benua Afrika). Benarlah sabda Nabi Muhammad saw., bahwa Raja Najasyi, penguasa Habasyah, menyambut mereka dengan penuh keramahan, memberi perlindungan, dan menyediakan tempat tinggal yang layak.
Selama kurang lebih tiga bulan kaum muslimin hidup damai di Habasyah. Namun, kemudian mereka mendengar kabar bahwa kaum Quraisy di Makkah telah berhenti menyiksa kaum muslimin dan bahkan telah memeluk Islam. Mendengar berita itu, mereka memutuskan kembali ke Makkah. Akan tetapi, setibanya di sana, barulah mereka sadar bahwa berita itu hanyalah tipu daya kaum Quraisy. Kenyataannya, Quraisy tetap menguasai Makkah dan semakin keras menindas umat Islam. Kebohongan ini ditambah dengan kesulitan mereka memahami bahasa penduduk Habasyah, sehingga menjadi alasan lain kepulangan mereka.
Silakan tonton video berikut untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian!
Rombongan Hijrah ke Habasyah Kali Pertama
Kaum Muslimin Kembali Pulang Dari Habasyah
EVALUASI
Kerjakan soal di bawah ini!- Secara bahasa, kata hijrah berasal dari bahasa Arab yang berarti __________.
- Dalam sejarah Islam, hijrah dimaknai sebagai perpindahan untuk menyelamatkan __________.
- Hijrah ke Habasyah tahap pertama terjadi pada bulan __________ tahun kelima kenabian.
- Jumlah rombongan hijrah pertama ke Habasyah adalah __________ orang.
- Rombongan hijrah pertama terdiri atas __________ laki-laki dan __________ perempuan.
- Pemimpin rombongan hijrah ke Habasyah tahap pertama adalah __________.
- Salah satu perempuan yang ikut hijrah adalah __________ binti Muhammad saw., istri dari Usman bin Affan.
- Kaum muslimin berangkat menuju Habasyah secara __________ pada malam hari.
- Raja Habasyah yang menyambut kaum muslimin dengan baik dikenal dengan sebutan __________.
- Kaum muslimin kembali ke Makkah setelah mendengar kabar bohong bahwa kaum Quraisy telah __________.
Selamat mengerjakan.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.
SEMESTER GASAL
Pelajaran 1 Pelajaran 2 Pelajaran 3
SEMESTER GENAP
Pelajaran 4 Pelajaran 5 Pelajaran 6 Pelajaran 7