Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami dan Unggul serta Madrasah Bersih, Sehat, dan Asri
(Berkilau & Berseri)
PERTEMUAN KE-23
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:- Menghargai peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw.
- Menjalankan sikap sungguh-sungguh dalam melakukan aktivitas.
- Menganalisis latar belakang dan peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad saw. hijrah ke Thaif.
- Menyusun informasi dari teks tentang latar belakang dan peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw.
MATERI
Isra Mi'raj adalah peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad saw. Peristiwa ini dianggap tidak masuk akal oleh sebagian besar masyarakat Arab pada waktu itu, sehingga banyak yang tidak mempercayainya. Hanya para sahabat setia yang membenarkan peristiwa tersebut. Di antara mereka, Abu Bakar ash-Shiddiq menjadi orang pertama yang mempercayai kebenaran Isra Mi'raj.
Dalam peristiwa Isra Mi'raj, Nabi Muhammad saw. menerima perintah salat lima waktu yang hingga kini kita laksanakan setiap hari. Selain itu, beliau juga bertemu dengan para nabi dan rasul terdahulu. Masih banyak peristiwa penting lainnya yang terjadi pada malam Isra Mi'raj. Mari kita pelajari lebih dalam bersama-sama.
A. Latar Belakang Isra Mi'raj
Menjelang peristiwa Isra Mi'raj, keadaan Nabi Muhammad saw. sangatlah berat. Kaum kafir Quraisy semakin sering menyakiti beliau, terlebih setelah wafatnya Abu Thalib bin Abdul Muthalib (paman yang selalu melindungi beliau) serta istri tercinta beliau, Khadijah. Kehilangan dua sosok penting ini membuat Nabi Muhammad saw. merasa sangat berduka.
Walaupun demikian, beliau tetap teguh dan tidak berhenti berdakwah. Semakin giat beliau menyampaikan ajaran Islam, semakin besar pula tantangan dan cobaan yang beliau hadapi.
Dalam situasi itulah, Allah Swt. mengutus Malaikat Jibril untuk menjemput Nabi Muhammad saw. pada malam 27 Rajab tahun 621 M. Saat itu beliau sedang beristirahat di Hatim atau Hijr Ismail yang terletak di sebelah utara dekat Ka'bah. Jibril kemudian mengajak Nabi Muhammad saw. melakukan perjalanan agung, yaitu Isra Mi'raj. Perjalanan itu dimulai dari Masjidi al-Haram di Makkah menuju Masjid al-Aqsha di Palestina, lalu naik ke langit hingga sampai ke Sidratul Muntaha. Semua itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat, sebagai bukti kekuasaan Allah Swt.
Peristiwa ini merupakan tanda kebesaran Allah yang diperlihatkan kepada Nabi Muhammad saw. agar beliau semakin tegar dalam menghadapi segala ujian dakwah.
Silakan tonton video berikut untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian!
EVALUASI
Kerjakan soal di bawah ini!- Menjelang peristiwa Isra Mi'raj, keadaan Nabi Muhammad saw. sangatlah _______.
- Kaum _______ semakin sering menyakiti Nabi Muhammad saw. menjelang Isra Mi'raj.
- Abu Thalib bin Abdul Muthalib adalah _______ Nabi Muhammad saw. yang selalu melindungi beliau.
- Setelah wafat Abu Thalib, Nabi Muhammad saw. juga kehilangan istrinya yang tercinta, yaitu _______.
- Walaupun mendapat banyak cobaan, Nabi Muhammad saw. tetap _______ dalam berdakwah.
- Allah Swt. mengutus Malaikat _______ untuk menjemput Nabi Muhammad saw. pada malam Isra Mi'raj.
- Peristiwa Isra Mi'raj terjadi pada malam tanggal _______ Rajab tahun 621 M.
- Saat dijemput Malaikat Jibril, Nabi Muhammad saw. sedang berada di _______ yang letaknya dekat Ka'bah.
- Perjalanan Isra Mi'raj dimulai dari Masjidilharam di _______ menuju Masjid al-Aqsha di Palestina.
- Isra Mi'raj merupakan tanda kebesaran Allah agar Nabi Muhammad saw. semakin _______ dalam menghadapi ujian dakwah.
Selamat mengerjakan.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.
SEMESTER GASAL
Pelajaran 1 Pelajaran 2 Pelajaran 3
SEMESTER GENAP
Pelajaran 4 Pelajaran 5 Pelajaran 6 Pelajaran 7