Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami dan Unggul serta Madrasah Bersih, Sehat, dan Asri
(Berkilau & Berseri)
PERTEMUAN KE-3
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:- Menerima bahwa pertolongan Allah Swt. akan datang sebagai implementasi nilai-nilai dakwah Nabi Muhammad saw. di tahun-tahun awal kenabian.
- Menjalankan sikap tabah ketika menghadapi masalah dalam kehidupan.
- Memahami ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah.
- Mengorganisasi informasi tentang contoh ketabahan Nabi Muhammad saw.
MATERI
B. Ketabahan Nabi Muhammad saw. dalam Berdakwah
5. Ketabahan Nabi Muhammad saw. atas Siksaan Kaum Kafir QuraisySetelah upaya membujuk Nabi Muhammad saw. melalui 'Utbah bin Rabi'ah tidak membuahkan hasil, kaum kafir Quraisy beralih menggunakan cara kekerasan. Nabi Muhammad saw. dan para pengikutnya mendapatkan perlakuan yang sangat kejam. Mereka dipukul, dicambuk, serta tidak diberi makan dan minum. Kaum muslimin yang berstatus sebagai budak mengalami penderitaan yang lebih berat lagi karena siksaan mereka semakin kejam. Tidak hanya itu, kaum kafir Quraisy juga menghalangi kaum muslimin yang hendak beribadah ke Ka'bah, bahkan berani menodai rumah Allah itu dengan kotoran.
6. Ketabahan Nabi Muhammad saw. atas Pemboikotan Bani HasyimDi tengah meningkatnya kekejaman Quraisy, dua tokoh penting masuk Islam, yaitu Hamzah bin Abdul Muthalib dan Umar bin Khattab. Keduanya dijuluki Singa Arab karena keberanian dan keteguhannya. Bergabungnya mereka membuat kedudukan Islam semakin kuat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi kaum kafir Quraisy. Mereka beranggapan bahwa kekuatan Islam bertambah karena adanya dukungan dari Bani Hasyim.
Untuk melemahkan Islam, kaum Quraisy melancarkan strategi pemboikotan. Mereka membuat sebuah pengumuman yang ditempel di dinding Ka'bah, berisi larangan bagi seluruh penduduk Makkah untuk menjalin hubungan pernikahan maupun jual beli dengan Bani Hasyim dan Bani Muthalib. Tujuannya adalah agar Bani Hasyim terkucil, tertekan, dan mengalami kelaparan.
Selama masa pemboikotan, penderitaan kaum muslimin sangat berat. Mereka kekurangan makanan hingga terpaksa memakan daun-daunan dan kulit pohon yang tipis. Jeritan dan tangisan anak-anak hampir setiap malam terdengar dari tempat pengasingan mereka, yaitu Syi'ib Abu Talib. Tempat tersebut terletak di Bukit Abu Qubays, sebelah timur Makkah. Kaum muslimin benar-benar dikurung di sana, dijaga ketat, dan dikelilingi dinding batu yang tinggi sehingga tidak bisa keluar.
Namun demikian, semangat kaum muslimin tidak pernah padam. Nabi Muhammad saw. justru semakin giat berdakwah, terutama pada bulan-bulan suci seperti Muharam, Rajab, Zulqaidah, dan Zulhijjah. Pemboikotan ini berlangsung selama tiga tahun, dimulai sejak tahun ke-7 kenabian. Pada akhirnya, kaum Quraisy menyadari bahwa tindakan mereka sudah melampaui batas. Mereka pun sepakat membatalkan perjanjian itu dan mengakhiri pengasingan terhadap Bani Hasyim.
7. Ketabahan Nabi Muhammad saw. atas Wafatnya Paman dan IstriBeberapa bulan setelah pemboikotan berakhir, ujian berat kembali menimpa Nabi Muhammad saw. Paman beliau, Abu Talib, jatuh sakit akibat usia lanjut dan penderitaan panjang selama tiga tahun masa pengasingan. Pada usia 87 tahun, Abu Talib wafat. Beliau adalah sosok yang selama ini melindungi dan membela Nabi Muhammad saw. dari gangguan Quraisy.
Belum selesai kesedihan itu, Nabi Muhammad saw. kembali mendapat kabar duka. Beberapa hari setelah wafatnya Abu Talib, istrinya yang tercinta, Khadijah, juga dipanggil Allah swt. dengan tenang. Khadijah adalah pendamping setia yang selalu memberikan dukungan, baik dalam suka maupun duka, serta pengorbanan yang tidak pernah terhitung.
Dalam waktu yang singkat, Nabi Muhammad saw. kehilangan dua orang terkasih yang sangat berarti dalam hidupnya. Kesedihan beliau begitu dalam, bahkan air mata tidak berhenti mengalir saat berdiri di samping pusara Khadijah. Masa penuh duka ini kemudian dikenal dengan sebutan 'Amul Huzni atau Tahun Kesedihan, yang terjadi pada tahun ke-10 kenabian.
Meski demikian, Nabi Muhammad saw. tetap tabah menghadapi segala cobaan. Beliau tidak berhenti berdakwah dan terus berjuang menyampaikan risalah Islam hingga akhir hayatnya.
Silakan tonton video berikut untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian!
1. Pemboikotan Kaum Quraisy Terhadap Kaum Muslimin
2. Wafatnya Khadijah dan Abu Thalib, Istri dan Paman Nabi Muhammad SAW.
EVALUASI
Kerjakan soal di bawah ini!- Kaum kafir Quraisy menyiksa kaum muslimin dengan cara dipukul, dicambuk, tidak diberi makan dan minum, bahkan dihalangi beribadah ke ________.
- Dua orang yang mendapat julukan Singa Arab dan masuk Islam adalah ________ dan ________.
- Kaum kafir Quraisy memboikot Bani Hasyim dan Bani ________ agar tertekan dan terkucil.
- Isi pengumuman pemboikotan yang digantung di Ka'bah adalah larangan menjalin hubungan ________ dan ________ dengan Bani Hasyim.
- Selama pemboikotan, kaum muslimin sering terpaksa memakan ________ dan ________.
- Tempat kaum muslimin dikurung selama pemboikotan disebut ________ Abu Talib.
- Pemboikotan terhadap Bani Hasyim berlangsung selama ________ tahun, dimulai dari tahun ke-7 kenabian.
- Abu Talib wafat pada usia ________ tahun setelah menderita akibat pengasingan.
- Beberapa hari setelah wafatnya Abu Talib, istri Nabi Muhammad saw., yaitu ________ juga wafat.
- Tahun ketika Abu Talib dan Khadijah wafat dikenal dengan sebutan ________ yang berarti tahun kesedihan.
Selamat mengerjakan.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.
SEMESTER GASAL
Pelajaran 1 Pelajaran 2 Pelajaran 3
SEMESTER GENAP
Pelajaran 4 Pelajaran 5 Pelajaran 6 Pelajaran 7